Waka Polres Sorong Kompol Emmy Fenityruma S. Sos. Menghadiri Pelatihan kepemimpinan bagi generasi muda papua.

Waka Polres Sorong Kompol Emmy Fenityruma S. Sos. Menghadiri Pelatihan kepemimpinan bagi generasi muda papua.

  • Post category:Berita

Pada hari Sabtu tanggal 15 Oktober tahun 2022 Pukul 11.20 WIT bertempat di rumah singgah yayasan lembah kladuk papua jln. osok kampung Klawumuk. Km18 distrik sorong, telah di laksanakan pelatihan kepemimpinan bagi generasi muda papua.

Hadir dalam giat tersebut

-Yan piet mosso S.Sos.M.si. (Bupati Sorong).
-Kompol Emmy Fenityruma S. Sos. ( Wakapolres sorong).
-Kolonel Jimmy R palupessy (danlantamal XIV Sorong)
-Dr. Wa Ode Lekawati S.H (Staf Ahli bidang sumber daya manusia).
-Para Peserta Pelatihan Kepemimpinan.

Sebagai PJ Bupati merasa bangga karena kita berada ditengah tengah anak anak ini Karena hari ini kalian di bentuk agar  disiapkan menjadi investasi untuk masa depan  yang dibentuk bimbing hari ini, harus yakin karena kalian adalah pemimpin masa depan.

Diusia yang produktif dari usia 15 tahun keatas harus menjadi perempuan yang hebat menjadi Pemimpin-pemimpin Papua dunia yang hebat itu tidak ada yang terjadi secara kebetulan, itu tejadi karena beberapa faktor yaitu :


Kharisma dari orang tua/dari Gen Keluarga
Menjadi pemimpin karena dibentuk dibina Dan dididik
Dan ketiga yaitu menjadi pemimpin karena keduanya

Pastikan bahwa kalian pasti bisa Menjadi pemimpin dan itu kita sendiri yang menentukan,Pemimpin itu bukan soal kepintaran dan akademi, tetapi juga masalah moral, dan sikap Pemimpin hebat itu harus ada kontribusi, baik kontribusi bagi masyarakat, dan juga daerah.

Kegiatan hari ini menjadikan kalian untuk terus mengembangkan potensi diri dan kembangkan hal-hal lain, Semoga dari tempat ini akan muncul Pak Malak, Pak Jhony Kamuru, Zeth Kadakolo, dan sederetan nama nama lainnya yang merupakan embrio dari suku MOI, dan tingkat kepemimpinan di wariskan oleh orang MOI memasuki babak baru dalam menemukan kepemimpinan baru Dan ini harus terus menjadi kesinambungan.

Jadi suku MOI sangat luar biasa,Dan oleh karena itu kalian harus bersyukur dalam mengikuti kegiatan ini,Setelah mengikuti kegiatan ini, kalian harus belajar diruang terbuka,karena tidak hanya belajar didalam ruangan saja.

Manfaat ruang ini kesempatan ini sebaik mungkin. Karena Manusia hebat, pemimpin hebat itu harus diciptakan serta Pemimpin itu harus berintegritas, karena latihan lain main lain,Karena integritas itu bicra pribadi seorang pemimpin, kejujuran, dan etika.

Sejak menjabat PJ Bupati kab Sorong selama 2 tahun mudah mudahan dapat mengukir sejarah kembali bahwa apa yang ko Wanane bikin untuk orang MOI akan di lanjutkan besar harapan dari yayasan LKP dan staf ahli kalau bisa kita buat program ini kita persiapkan generasi sedini mungkin, orang MOI suku MOI.

Harapan kami semua ketika sudah mengikuti pelatihan didalam ruangan, harus mengadakan kegiatan diluar juga karena Menjadi pemimpin harus bisa memotivasi tim, bisa memotivasi bawahan, mendorong agar lebih semangat, karena menjadi pemimpin itu perkataan itu adalah doa,Biar hitam begini,kriting begini kamu adalah manusia cerdas hikmat dan bijaksana.

Orang MOI itu mempunyai kasih yang tulus, karena kasih ini yang membuat kalian mempunyai kemuliaan, dan menjadi pemimpin pemimpin hebat Tidak ada orang yang hebat, orang yang hebat itu adalah orang yang mempunyai kemauan Tetap jaga solidaritas dan tetap jaga identitas orang MOI.

Penyampaian salah 1 peserta pelatihan sbb:
Harapan kepada PJ kepada anak anak MOI agar bisa memperhatikan sekolah bola bagi kami anak anak MOI, Semoga pertemuan ini menjadi manfaat dan menjadikan spirit lebih buat adek adek, dan kalian harus pastikan kalian semua pasti bisa.
Tuhan memberkati kita semua diatas tanah MOI dan Tanggal 19 pelantikan kepala suku di ACC di lanjutkan Tgl 21 ibadah rekonsiliasi.

Turut Waka Polres Sorong Kompol Emmy Fenityruma S. Sos. Menyampaikan beberapa hal kepada Generasi Muda Papua.

Sejarah telah membuktikan bahwasanya pemuda adalah salah satu pilar yang memiliki peran besar dalam perjalanan kehidupan berbangsa dan bernengara sehingga maju mundurnya suatu negara sedikit banyak ditemukan oleh pemikiran dan kontribusi aktif dari pemuda di negara tersebut. Begitu juga dalam lingkup kehidupan bermasyarakat, pemuda merupkan satu identitas yang brpotensi dalam tatanan masyarakat sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsa. karena pemuda sebagai harapn bangsa dapat di artikan bahwa siapa yang menguasai pemuda akan menguasai masa depan.

Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional,sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun masa datang. Sebagai calon generasi penerus yang akan menggantikan generasi sebelumnya.

Dinamika dan Kreatifitas . Dengan adanya sikap idealisme dan daya kritis yang kuat , berarti generasi muda dapat menimbulkan kreatifitas dan dinamika dalam tatanan berupa perubahan , pembaruan , dan menyempurnakan kekurangan yang ada Keberanian Mengambil Resiko. Dalam upaya pembangunan pasti akan ada resiko resiko yang akan timbulnya , seperti melesetnya jadwal pembangunan , terhambat , atau bahkan gagal.Kaum muda dengan kesiapan pengetahuan , perhitungan dan keterampilan dapat mengatasi hal tersebut dengan baik dikarenakan , dan juga lebih berani dalam mengambil resiko.

Optimis dan semangat yang ada dalam jiwa generasi muda akan menjadi daya pendorong untuk menghasilkan sesatu yang lebih maju lagi sehingga terbentuknya mental yang kuat yang tidak mudah patah semangat.Sikap Kemandirian dan Disiplin Dengan sikap kemandirian mereka dapat menyadari batas – batas yang wajar dan memiliki tenggang rasa,serta melaksanakan sesuatu dengan disiplin.

Keanekaragaman dalam Persatuan dan Kesatuan . Keanekaragaman pada pemuda , merupakan cermin keanekaragaman bangsa kita . Keanekaragaman tersebut merupakan potensi dinamis dan kreatif berdasarkan semangat sumpah pemuda serta kesamaan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Patriotisme dan Nasionalisme . Dengan sikap patriotism dan nasionalisme , generasimuda dapat dilibatkan dalam upaya pembelaan dan mempertahankan Negara.

Sikap Kesatria . Sikap kesatria identik dengan sikap berani , mengabdi pada Negara serta rasa tanggung jawab social yang tinggi . Sehingga dengan sikap itu para generasi muda dpat menjadi pembela dan penegak hokum bagi masyarakat dn bangsa .
Kemampuan Penguasaan Ilmu dan Teknilogl . Ilmu dan teknologi saatini berkembang sangat pesat , dengan ilmu tersebut generasi muda dapat menerapannya dilingkungan sekitar sebagai transformator dan dinamistator.

Faktor Penyebab Permasalahan Generasai Muda Masalah generasi muda pada umumnya di tandai oleh dua ciri yang berlawanan . Yakni , keinginan untuk melawan ( misalnya dalam bentuk radikalisme dan sebagainya ) dan sikap yang apatis ( misalnya penyesuaian yang membabi buta terhadap ukuran moral generasi tua ) . Sikap melawan mungkin disertai dengan suatu rasa takut bahwa masyarakat akan hancur Karena perbuatan perbuatan menyimpang . Sedangkan sikap apatis biasanya disertai dengan rasa kecewa terhadap masyarakat . Generasi muda biasanya menghadapi masalah social dan biologis . Apabila seseorang mencapai usia remaja , secara fisik dia telah matang , tetapi untuk dapat dikatangan dewasa dalam arti social masih di perlukan factor – factor lainnya . Dia perlu belajar banyak mengenai nilai dan norma – norma masyarakatnya . Pada masyarakat bersahaja hal itu tidak menjadi masalah , karena anak memperoleh pendidikan dalam lingkungan kelompok kekrabatan . Perbedaan kedewasaan social dengan kematangan biologis tidak terlalu mencolok ; posisinya dalam masyarakat antara lain di tentukan oleh usia.

Pada masyarakat yang mengalami transisi , generasi muda seolah olah terjepit antara norma – norma lama dengan norma – norma baru ( yang kadang – kadang belum terbentuk ) . Generasi tua seolah – olah tidak menyadari bahwa sekarang ukurannya bukan lagi segi usia akan tetapi kemampuan . Akan tetapi persoalannya adalah bahwa generasi muda sama sekali tidak diberi kesempatan untuk membuktikan kemampuannya setidak – tidaknya demikianlah pendapat mereka .
Masa remaja dikatakan sebagai suatu masa yang berbahaya , karena pada periode itu seseorang meninggalkan tahap kehidupan anak anak , untuk menuju ke tahap selanjutnya yaitu tahap kedewasaan . Masa ini dirasakan sebagai suatu krisis karena belum adanya pegangan sedangkan kepribadiannya sedang mengalami pembentukan . Pada waktu itu dia memerlukan bimbingan , terutama dari orang tuanya.

Usaha Menghadapi Permasalahan Generasi Muda Adanya pengawasan terhadap majunya teknologi , karena teknologi yang semakin maju menimbulkan resiko penyalahgunaan , sebab selain informasi , banyak juga hal – hal negatif dari adanya kemajuan teknologi . Menanamkan mental generasi muda , karena banyak pemuda yang justru tidak mencintai tanah airnya sendiri pemberlakuan sanksi , sekecil apapun pelanggaran hukum , harus ada sanksi agar tidak ditiru oleh generasi muda mendidik kejujuran mulai dini , karena generasi muda adalah calon pemimpin negeri , dan diharapkan tidak akan terjadi korupsi dimasa mendatang Melalui Sosisliasasi , Sosialisasi adalah proses yang membantu individu melalui belajar dan penyesuaian diri , bagaimana bertindak dan berfikir agar ia dapat berperan dan berfungsi , baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat . Proses sosialisasi sebenamya berawal dari dalam keluarga . Namun sosialisasi ini tidak hanya terjadi pada keluarga , tapi masih ada lembaga lainnya . Contoh ( 1983 ) menyatakan bahwa lembaga – lembaga sosialisasi yang terpenting adalah keluarga , sekolah kelompok sebaya , dan media massa . Dengan demikian sosialisi dapat berlangsung secara formal ataupun informal . Secara formal , proses sosialisi lebih teratur karena di dalamnya disajikan seperangkat ilmu pengetahuan secara teratur dan sistematis serta dilengkapi leh seperangkat norma yang tegas yang harus dipatuhi oleh setiap individu yang dilalukan secara sadar dan sengaja, Sedangkan
Kesimpulan Masyarakat masih membutuhkan pemuda – pemudi yang memiliki kematangan intelektual , kreatif , percaya diri , inovatif , memiliki kesetiakawanan sosial dan semangat nasionalisme yang tinggi dalam pembangunan nasional . Pemuda diharapkan mampu bertanggung jawab dalam membina kesatuan dan persatuan NKRI , serta mengamalkan nilai – nilai yang ada di dalam pancasila agar terciptanya kedamaian , kesejahteraan umum , serta kerukunan antar bangsa . Bangun pemuda – pemudi Indonesia . Tanamkan semangat yang berkobar di dadamu . Bersatulah membangun Negara tercinta . Seperti isi sumpah pemuda yang di ikrarkan pada tanggal 28 Oktober 1928 ” satu tumpah darah , satu bangsa dan satu bahasa ” . Semoga Negara kita ini tetap bersatu seperti slogan budaya bangsa yang tercermin dalam Bhineka Tunggal Ika . Berkarya lah pemuda – pemudi Indonesia , Majukan Negara Kita , Jadilah Soekamo dan Moh Hatta berikutnya yang memiliki semangat juang tinggi dalam membangun bangsa.

(BHR/HMS)

By Humas Polres Sorong

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply