Polres Sorong Bersama Kodim 1802/Sorong Dan Tokoh Masyarakat Jalin Sinergitas Nobar Wayang Orang “Pandawa Boyong”

Polres Sorong Bersama Kodim 1802/Sorong Dan Tokoh Masyarakat Jalin Sinergitas Nobar Wayang Orang “Pandawa Boyong”

  • Post category:Berita

Aimas, Kepolisian Resor Sorong – Dalam rangka peringatan Hari Dharma Samudera yang jatuh pada tanggal 15 Desember, TNI AL menggelar pagelaran Wayang Orang ‘Pandawa Boyong’ yang ditayangkan Live melalui kanal YouTube TNI Angkatan Laut. Nobar bertempat di aula Rupatama Endra Dharmalaksana Polres Sorong, Minggu (15/01/2023) pukul 21.00 Wit

Polres Sorong menggelar Nobar (Nonton Bareng) Sinergitas dengan Kodim 1802/Sorong dan Masyarakat pagelaran wayang orang di aula Rupatama Endra Dharmalaksana Mapolres Sorong. Acara Nobar dihadiri oleh Waka Polres Sorong Kompol Emmy Fenitiruma, S. Sos, Kabag Ops Polres Sorong Kompol Fahrial M. Ginting, SH,. S. Ik, Kabag SDM Polres Sorong Akp Subagyo, S. Sos,. MH, Kabag log Polres Sorong Akp Muhammad Ataka, S.T, Kasat Intelkam Polres Sorong Akp Abdul Azis, SH, Para Perwira Polres Sorong, Para Kodim 1802/Sorong, Tokoh Masyarakat dan Tamu undangan

Kapolres Sorong AKBP. Yohanes Agustiandaru, S.H., S.I.K., M.H. melalui Wakapolres Sorong Kompol Emmy Fenitiruma, S. Sos mengatakan melestarikan budaya kesenian yang kita miliki menjadi semakin penting untuk dilaksanakan di tengah serbuan pengaruh budaya asing. “Kita harusnya lebih memilih wayang sebagai tontonan sekaligus tuntunan dalam kehidupan,” ujar Wakapolres Sorong Kompol Emmy

Selain itu Kompol Emmy juga menyampaikan ini merupakan bentuk sinergitas TNI-Polri dan Tokoh masyarakat selain menjaga kedaulatan keamanan dan melindungi tumpah darah Indonesia juga sinergitas TNI-Polri dan tokoh2 untuk melestarikan budaya asli Indonesia.

Nobar “Pandawa Boyong”
Dalam pagelaran wayang orang “Pandawa Boyong” Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ikut memainkan peran wayang orang.

Pandawa Boyong bercerita tentang perjuangan Pandawa yang merupakan lambang kehidupan, mengajak kita sebagai bagian dari masyarakat untuk lebih memahami, menghayati, dan mengamalkan semangat serta nilai-nilai Pancasila yang diwakili oleh masing-masing sosok Pandawa Lima. “Pandawa Boyong bercerita tentang kegagalan Prabu Kresna menjadi duta pamungkas para Pandawa untuk mengambil kembali Kerajaan Astinapura dari para Kurawa,” ujar Aspotmar KASAL Mayjen TNI (Mar)

Nur Alamsyah selaku ketua panitia dalam postingan videonya. Dalam pagelaran wayang orang tersebut diberitakan akan diperankan langsung oleh para petinggi polisi dan TNI. Antara lain, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Bima Sena, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit sebagai Prabu Puntadewa.

Selain itu, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Batara Guru, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali sebagai Batara Baruna, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA, sebagai Eyang Abiyasa.

Ada juga kalangan selebriti yang akan memeriahkan pagelaran tersebut. Dua diantara, Marcella Zalianty yang akan berperan sebagai Arimbi dan Nunung sebagai Istri Bagong.
(Humas-Amr)

By Humas Polres Sorong

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply