Personel Polres Sorong bagikan masker untuk Para Pedagang

Personel Polres Sorong bagikan masker untuk Para Pedagang

  • Post category:Berita

Personel Polres Sorong membagikan masker kepada para pedagang di Kota Baru Aimas, Kabupaten Sorong, dalam upaya meningkatkan kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19, Sabtu (06/02/2021) pukul 09.00 Wit

“Pembagian masker kepada pedagangan di Pasar Warmon Malawele Aimas sebanyak 25 pcs, Pemukiman warga di Jalan Bayam Aimas sebanyak 15 pcs, Pelaku usaha dan pengunjung di Jalan Nangka Aimas sebanyak 35 pcs dan para pengguna kendaraan bermotor di KM. 19 Aimas sebanyak 25 pcs. karena kelompok ini rawan dan berisiko tinggi tertular atau menularan Covid-19, maka dari itu kami fokus dalam upaya pencegahan kepada para pedagangan di pasar ini,” kata Kasat Kasat Binmas IPTU Riklof Tutupary, SH, Sabtu (06/02/2021)

Menurut dia, pasar itu salah satu tempat paling rawan terjadi penyebaran Covid-19, karena salah satu lokasi tempat orang bertemu dan berkumpul untuk berbagai keperluan, di antaranya menjual dan membeli produk. 

Sejak beberapa hari lalu, angka kasus baru pengidap virus Corona baru tembus di atas 2.000 kasus/hari, sementara angka positif di Indonesia sudah jauh di atas ambang batas maksimal lima persen menurut WHO, yaitu di atas 15 persen. 

Secara keseluruhan di Indonesia, sudah ada 102 dokter kehilangan nyawanya karena tertular virus Corona baru ini lantaran mereka merawat pasien-pasien pengidap Covid-19 atau terkait sejak kasus ini pertama kali diakui pemerintah ada, pada 2 Maret lalu. Sementara paling tidak sembilan dokter gigi dan 68 perawat juga gugur dalam tugas yang serupa. 

Penegakan aturan penerapan protokol kesehatan penanganan Covid-19 menjadi kunci pokok yang sangat penting dan mendasar dalam upaya Indonesia menekan dan membasmi penyebaran virus Corona baru ini. 

Selain membagi-bagikan masker, Personil juga menegur mereka yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan, di antaranya tidak menggunakan masker. Ini dilakukan agar pedagang peduli dan sadar dengan keberadaan virus yang bisa menyebabkan kematian ini.

Apalagi jika ada yang terkonfirmasi positif, akan merugikan semua pihak selain bisa menularkan kepada orang lain baik sesama pedagang maupun konsumen, tidak menutup kemungkinan aktivitas di pasar ditutup sementara seperti di beberapa daerah lain di Indonesia.

“Kami tidak segan menegur dan mengingatkan mereka untuk menjaga keselamatan dirinya masing-masing dari Covid-19, apalagi kita tidak bisa mengetahui apakah orang yang ada di sekitar kita terbebas dari virus itu atau malah bisa saja terinfeksi,” katanya.

Selain memberikan masker, Riklof mengatakan pihaknya juga memberikan edukasi kepada pedagang dan konsumen untuk melakukan protokol kesehatan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui 3M yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara benar.

Kegiatan ini merupakan salah satu langkah preventif kepolisian dalam upaya mencegah penyebaran virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina dan seperti diketahui tidak menutup kemungkina setiap hari di duga selalu ada saja warga yang tertular Covid-19, (Amr Hms)

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply