Peninjauan Vaksin Massal dan Penyerahan Bahan Pokok Kepada Masyarakat di Wilayah Kab. Sorong

Peninjauan Vaksin Massal dan Penyerahan Bahan Pokok Kepada Masyarakat di Wilayah Kab. Sorong

  • Post category:Berita

Kepolisian resor Sorong , gubernur Papua barat di dampingi Kapolda dan pangdam kasuari meninjau pelaksanan vaksin massal ,bertempat di alun-alun Aimas pada hari Senin tanggal 18 Juli 2021 pukul 10.30 wit 

Dalam giat tersebut Laporan singkat Kadis Kesehatan Kab. Sorong sejak April 2020 sampai dengan saat ini terdapat 1074 orang yang terpapar konfirmasi covid-19 dimana dari jumlah tersebut sebanyak 905 dinyatakan sembuh dan tingkat kematian 53 orang. Kami laporkan bahwa tingkat penularan covid 19 Kabupaten Sorong sangat tinggi sekitar 3 sampai 4 minggu terakhir ini. Kalau kita bandingkan status tahun kemarin dengan tahun sekarang memang tahun 2021 terjadi peningkatan yang sangat signifikan.
Dan Kabupaten Sorong menerima vaksinasi sebanyak 21.950 pieces yang sudah 5.136 orang dan itu masih kita lakukan vaksinasi di seluruh Puskesmas dan tenaga kesehatan. Kegiatan ini sangat didukung oleh TNI Polri bersinergi dalam pelaksanaan vaksin. Kami Pemerintah Kabupaten Sorong selalu mendorong Bupati untuk selalu mengedepankan bagaimana kita untuk mengejar masyarakat bisa menerima vaksin

Di lanjutkan dengan , Arahan singkat Kapolda Papua Barat Puji syukur ke hadirat Tuhan kita bisa berkumpul di tempat ini dalam rangka vaksinasi massal yang telah tergelar di seluruh jajaran Kabupaten dan Kota di Papua Barat. Pada kali ini kita menyaksikan pelaksanaan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Bupati Kabupaten Sorong bersama dengan seluruh perangkat OPD yang saat ini saya saksikan antusias masyarakat di Kabupaten Sorong ikut menyukseskan berpartisipasi dalam proses penanganan covid 19 ,Saya selalu katakan bahwa masyarakat, TNI Polri dan Pemerintah daerah berperan serta dalam memutus rantai covid 19 dan dukungannya dukungan dari masyarakat bagaimanapun formula yang kita lakukan tidak akan bisa memutus mata rantai covid 19 yang saat ini sangat masih terjadi di Indonesia. Untuk itu sekali lagi saya ucapkan terima kasih karena Vaksinasi adalah salah satu dalam upaya menurunkan level kita yang saat ini untuk Papua Barat ada lima daerah yang berdasarkan asasmen dicanangkan menjadi PPKM. Tiga daerah di kabupaten Papua Barat menjadi penerapan PPKN Mikro dan 2 wilayah di kota Sorong dan Manokwari diterapkan PPKN darurat ,Salah satu pertimbangan dari penurunan level bagaimana kita menurunkan level positif agar masyarakat selalu berhati-hati dengan situasi ini. Kab. Sorong memang tidak di tetapkan sebagai PPKM Darurat namun saya himbau agar betul menerapkan prokes yang ketat.

Untuk itu semua menyukseskan kegiatan vaksinasi yang menjadi kometmen kita dalam meningkatkan daya imunitas kita. Di wilayah Manokwari baru 24,5 persen di Papua Barat. Masih jauh dari jumlah yang kita harapkan. Untuk itu kita himbau kepada masyarakat agar tidak terprofokasi dengan berita hoaks yang beredar.

Di lanjutkan dengan arahan Pangkoarmada 3 ,Kita di kota maupun di Kab. Sorong cukup kompak kita bahu membahu dalam uoaya memutus rantai penyebaran covid 19 yang akhir akhir ini penyebarannya cukup signifikan

“Saya menghimbau kepada masyarakat yang sudah divaksinasi supaya mengajak tetangga saudara kenalan siapapun itu untuk diajak melaksanakan vaksinasi agar semuanya sehat dan perekonomian bisa berjalan seperti biasa lagi

Semoga Tuhan memberikan kita kesehatan dan kekuatan untuk membangun wilayah kita agar bisa berjalan seperti semula dan kita terbebas dari covid 19.

Dan Arahan Kajati Kami menyatakan bahwa covid ini adalah bukti nyata yang harus kita hadapi bersama. Kami harapkan bahwa bisa terangkum dengan baik bersama dengan pemerintah dan para pejabat yang ada selalu melaksanakan kerjasama.

Masalah pemberian sanksi terhadap pelanggar PPKM yang paling utama yaitu PPKM Darurat mengenai berat dan ringannya sanksi yang akan diterima sedang digodok aturannya.

PPKN ini juga kita harapkan agar segera kita lakukan penerapan secara menyeluruh di wilayah Kabupaten dan kota agar kita bisa menjalankan kehudupan kita secara notmal lagi

Dan Arahan Pangdam XVIII/Ksr Yang pertama yang perlu kita ingat bahwa sekarang ini seluruh dunia menghadapi musuh bersama yang namanya covid 19 untuk itu semua negara melaksanakan vaksinasi guna menangkal penyebaran covid 19

Kita mendapat perintah untuk melaksanakan action-action vaksinasi karena ini adalah senjata kita untuk bisa kebal dan tidak terkena oleh covid,

Di samping itu juga kita harus sehat dan selalu menerapkan prokes. Untuk itu sekali lagi Mari kita persenjatai diri kita untuk menambah imun melalui vaksin dan ini tidak semua negara mendapatkan vaksin dan kita bersyukur negara kita bisa mendapatkan vaksin
,
Kemarin di Manokwari juga kita melaksanakan kegiatan vaksinasi dan hampir 24% yang sudah di vaksinasi dan yang kedua yang strategis yaitu pembatasan mobilitas manusia. Makanya sekarang ada aturan PPKM mohon masyarakat bisa mengerti. PPKM bukan melulu peraturan harus dimiliki kepada masyarakat yang paling penting adalah masalah tanggung jawab kemanusiaan dan merupakan tanggung jawab kita bersama

. Kita selalu melaksanakan pendekatan kepada masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah harus diikuti namun untuk kedepannya aturan tersebut diperpanjang ataupun tidak kita masih memantau hal tersebut.

Ini merupakan masalah kemanusiaan. Mari kita patuhi aturan pemerintah karena ini merupakan tindakan dan kegiatan kita demi melindungi masyarakat.

Yang nantinya Pelaksanaak PPKM Darurat kita akan rubah menjadi PPKM diperketat dan selanjutnya menjadi PPKM Mikro sehingga kita bisa menjalankan kehidupan yang normal kembali. Kita jangan terlalu berpatokan terhadap obat medis, yang pada intinya bagaimana kita tetap sehat dan terus membangun.

Dan yang terakhir di lanjutkan dengan , Arahan Gubernur Papua Barat Untuk diketahui bahwa ada 8 provinsi dan 25 kabupaten kota di luar Jawa dan Bali. Dan pada tanggal 5 Juni 2021 kita Menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 20 tahun 2021 di mana dari 8 provinsi ini termasuk Papua Barat di luar Jawa dan Bali kemudian 25 kabupaten kota di luar Jawa dan Bali termasuk Papua Barat pemerintah provinsi Menindaklanjuti instruksi menteri yang berlaku tanggal 5 Juni sampai dengan hari ini dan besok.

PPKM selalu di evaluasi di luar Jawa dan Bali, apakah besok akan berakhir ataupun tidak. Saya harapkan semua pihak memberikan dukungan untuk menerapkan PPKM darurat dan PPKM diperketat di wilayah Papua Barat.

Saya berterima kasih kepada TNI Polri dan ASN karena kita sudah bekerja sama untuk melaksanakan instruksi Gubernur dari instruksi Mendagri dalam rangka menerapkan PPKM di wilayah Provinsi Papua Barat. Untuk itu mari untuk kita semua Jangan bosan untuk tetap mengajak masyarakat agar mengubah perilaku dan mematuhi semua instruksi Pemerintah Daerah dan disampaikan agar selalu mematuhi Prokes.

Kita berdoa untuk semua tenaga dokter dan para medis agar diberikekuatan tangannya dalam melayani masyarakat. Sehingga kita selalu saling mendukung dalam memerangi Covid dan Papua Barat semoga bisa bebas dari covid serta kita bisa melaksanakan aktifitas secara normal kembali.

Mari kita selalu mengakak kita semua untuk mensukseskan kegiatan vaksinasi secara masal yang dilaksanakan di Alun-alun Aimas.
Semua pejabat dari prov. Pangdam Kapolda dan kajati serta pejabat Prov. sudah melaksanakan Vaksinasi. Kita mau sehat mari kita Vaksin agar daya imunitas kita bisa bertambah dan kuat dalam menangkal virus di dalam tubuh kita. Dengan demikian dalam penaganan covid bukan hanya tanggung jawab pemerintah namun menjadi tanggung jawab kita bersama “tutup gubernur”

Dalam giat tersebut di lanjutkan dengan Penyerahan bantuan masker dari Gubernur Papua Barat kepada Bupati Sorong Dan , Penyerahan Bantuan secara simbolis dari Gubernur Papua Barat beserta pejabat lainnya kepada masyarakat yang sudah melaksanakan Vaksin

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply