Membahayakan Pengendara Lain, Dengan Humanis Piket Patwal Satlantas Polres Sorong himbau Sopir Truk Angkut Material Wajib Ditutup Terpal

Membahayakan Pengendara Lain, Dengan Humanis Piket Patwal Satlantas Polres Sorong himbau Sopir Truk Angkut Material Wajib Ditutup Terpal

  • Post category:Berita

Aimas, Kepolisian Resor Sorong, Piket Patwal Satlantas Polres Sorong dengan cara humanis melakukan sosialisasi dengan mendatangi beberapa pemilik armada untuk mengingatkan sopir truk angkutan bangunan maupun galian C jika melewati dalam kota harus menutup muatan pasir ataupun bahan galian C yang dimuat. Hal ini agar material tak terbang dan berhamburan di jalan yang sangat mengganggu pandangan pengendara lainnya, Selasa (07/06/2022)

Kanit Turjawali Sat. Lantas Polres Sorong IPDA RONY C. KASMAN, SH bersama piket Patwal Sat. Lantas mendatangi beberapa pemilik armada di seputaran Jalan Osok Distrik serta lokasi Galian Pasir yang ada di Wilkum Polres Sorong untuk memberikan sosialisi sekaligus mengingatkan jika selama mengangkut materiak agar bak truk ditutupi terpal.

Kasat Lantas Polres Sorong IPTU Liska Oktavina Rudianto, S. Tr. K menegaskan, bahwa hal ini dilakukan lantaran banyak aduan masyarakat yang mengeluhkan truk pengangkut material galian C seperti pasir, semen, batu bata, maupun tanah uruk tetapi truknya tidak ditutupi. “Ya harus ditutup baik itu yang bawa pasir, bawa semen, dan melintas di dalam Kota maupun luar kota harusnya ditutup. Supaya material itu tidak beterbangan dan membuat pengendara lain menjadi terganggu,” ujar Iptu Liska

Menurut Kasat Lantas, memang tidak ada larangan untuk menggunakan jalan umum untuk truk maupun pick-up angkutan material. Namun, untuk mengantisipasi tumpah maupun berhamburannya pasir, semen, tanah urug, serta debu batu bata itu di jalanan maka hendaknya ditutup menggunakan terpal. “Ini hendaknya jadi perhatian sopir untuk sama – sama menjaga kenyamanan dan keamanan lalu lintas,” tegas Kasat

Kasat Lantas menegaskan, truk atau armada yang tidak menggunakan terpal berkewajiban menutup menggunakan terpal. Jadi, bisa dilakukan penindakan dengan penilangan, tentang kendaraan yang muatan pasir dan tidak ditutup terpal. “Berdasarkan UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, setiap kendaraan yang membawa material, termasuk semen harus ditutup,” tandas Iptu Liska (Amr/Hms)

Humas Polres Sorong

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply