Kapolsek Salawati Polres Sorong Dampingi Bupati Dalam Rangka Pembukaan Pelatihan Tata Boga

Kapolsek Salawati Polres Sorong Dampingi Bupati Dalam Rangka Pembukaan Pelatihan Tata Boga

  • Post category:Berita

Aimas, Kepolisian Resor Sorong, Kapolsek Salawati IPTU Dhira justitia Sutriyodi S.Tr.k mendampingi Bupati Kabupaten Sorong Dr. Johhny Kamuru, SH., M. Si dalam rangka pembukaan kegiatan Pelatihan tata boga ( pembuatan kue dari bahan sagu ) di Distrik Moisegen Tahun 2021, bertempat di gedung serbaguna kampung Klasari Distrik Moisegen Kabupaten Sorong, Kamis (21/10/2021) pukul 09.00.wit

Turut hadir mendampingi di antaranya para Kepala OPD dilingkungan kabupaten sorong, Ketua TP PKK Kabupaten sorong, Ketua GOW kabupaten sorong, Kepala dinas P3KBP3KA kabupaten sorong, Kapolsek Salawati IPTU Dhira justitia Sutriyodi S.Tr.k, Danramil Salawati, Kadistrik Moisegen dan di hadiri para Kepala kampung se-Distrik Moisegen serta para peserta pelatihan

Sambutan Bupati Kabupaten Sorong Dr. Johny Kamuru, SH., M. Si sekaligus membuka secara resmi kegiatan pelatihan. Di dalam arahan Bupati di harapkan dari kegiatan ini para peserta bisa mengikuti sampai akhir agar bisa menerima materi pelatihan ini. Atas nama Pemerintah Daerah, saya mengapresiasi dan menyambut positif kegiatan ini, karena outputnya diharapkan mampu membina dan memberdayakan ibu-ibu rumah tangga serta pelaku UMKM agar memiliki keterampilan demi meningkatkan daya saing dan ketahanan keluarga. Apalagi di tengah-tengah pandemic covid-19, tentu keterampilan-keterampilan seperti ini sangatlah berguna.
Selain untuk mengisi kegiatan rumahan, juga diharapkan dampaknya mampu mendorong penguatan pelaksanaan ekonomi kreatif serta dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, jika dikelola secara baik dan serius oleh tangan-tangan yang terampil dan kreatif. Ucap Bupati

Dalam era globalisasi sekarang ini yang ditandai dengan liberalisasi pasar dunia yang makin mengglobal, secara implisit telah mempengaruhi kehidupan ekonomi Negara-negara berkembang dan sedang berkembang, termasuk di Indonesia.
Kondisi ini tentu berdampak pada peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat, sebab pertumbuhan ekonomi Negara yang rendah akibat krisis yang terjadi dapat melemahkan sektor-sektor ekonomi produktif masyarakat.

Menyikapi masalah tersebut, saat ini kebijakan ekonomi pemerintah terus diarahkan pada upaya untuk semakin menggiatkan program-program Pemberdayaan masyarakat melalui penguatan sector home industry maupun industri kecil dan menengah, sebagai basis ketahanan perekonomian Negara.

Pelatihan Tata Boga ini merupakan upaya untuk mendorong kreatifitas dalam menciptakan menu makanan baru yang sehat dan bergizi. Kedepan, keterampilan tata boga yang diperoleh pada kegiatan ini diharapkan akan semakin memperkaya ragam kuliner di daerah yang kita cintai ini, “tutupnya. (Amir/Hms)

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply