Kapolres Sorong Hadiri Sosialisasi dan Edukasi 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) di Kabupaten Sorong

Kapolres Sorong Hadiri Sosialisasi dan Edukasi 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) di Kabupaten Sorong

  • Post category:Berita

Aimas, Kepolisian Resor Sorong, Kapolres Sorong AKBP Iwan P. Manurung, S. Ik yang di wakili Kapolsek Aimas IPTU Pinantun MH. Manalu, SH menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Edukasi 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) di Kabupaten Sorong pimpin Pj. Bupati Kabupaten Sorong Yan Piet Mosso, S. Sos., MM, bertempat di Gedung Posyandu Kelurahan Aimas Distrik Aimas Kabupaten Sorong, Rabu (05/10/2022 Pukul 11.10 Wit

Pj. Bupati Kabupaten Sorong Yan Piet Mosso, S. Sos., MM menjelaskan Bahwa 1000 HPK (Hari Kehidupan Pertama) merupakan masa kritis untuk investasi gizi mencapai pertumbuhan dan perkembangan anak yang sehat, sedangkan Stunting adalah sebuah kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi peningkatan kualitas, Manusia Indonesia merupakan salah satu misi sebagaimana tertera pada rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) tahun 2020-2024 dengan (Pendek dan sangat Pendek) pada balita yaitu 14 % pada salah satu indikator dan target prevalensi stunting percepatan penurunan stunting telah ditetapkan 5 Poin di Tahun 2024.

Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang Strategi Nasional Dalam percepatan penurunan Stunting Yaitu (1). Peningkatan komitmen dan visi kepemimpinan di pemerintah Daerah Kementerian/lembaga, provinsi, pemerintah daerah Kabupaten/kota, dan pemerintah kampung/desa, (2). Peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, (3). Peningkatan konvergensi intervensi spesifik dan intervensi sensitif di kementerian/ lembaga, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, dan pemerintah kampung/desa, (4). Peningkatan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu, keluarga, dan masyarakat dan, (5). Penguatan dan pengembangan informasi, riset, dan inovasi, sistem, data.

Untuk mencapai hasil yang optimal, dibutuhkan percepatan penurunan stunting di Indonesia menjadi 14% dukungan dan bantuan dari semua pihak untuk menyukseskan pada akhir tahun 2024 secara khusus di kabupaten sorong.

Angka prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi, sedangkan waktu efektif yang tersisa hanya 2 tahun, untuk mencapai target tersebut tentunya tidaklah mudah, tetapi dengan kerja keras dan saling bahu-membahu dari semua komponen dan stakeholder baik pemerintah maupun swasta serta perguruan tinggi dan LSM. hal yang mustahil dapat menjadi mungkin, mari bergerak bersama menyukseskan program Nasional ini untuk generasi Indonesia yang berkualitas.

Atas Nama Pemerintah Daerah saya memberikan apresiasi kepada dinas PD2KBP3A kabupaten sorong yang telah melaksanakan kegiatan ini, yang mana kita ketahui bersama bahwa penurunan angka stunting merupakan program Nasional saat ini. Saya juga ucapkan terimakasih kepada Lintas Sektor dan Mitra PKK, Dharmawanita dan GOW yang akan bersama-sama tim teknis berharap pertemuan hari ini dapat memberikan solusi untuk kita lakukan percepatan penurunan stunting yang lebih maksimal dengan adanya sosialisasi dan pendampingan melalui pemberian makanan bergizi kepada ibu Kelurahan Aimas Distrik Aimas pada hari ini. (Amr/Hms)

By Humas Polres Sorong

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply