Kapolres Sorong Di Wakili Kapolsek Moraid Hadiri Ibadah Pembukaan Temu Raya Persekutuan Anak Muda (PAM)

Kapolres Sorong Di Wakili Kapolsek Moraid Hadiri Ibadah Pembukaan Temu Raya Persekutuan Anak Muda (PAM)

  • Post category:Berita

Aimas, Kepolisian Resor Sorong, Kapolres Sorong AKBP Iwan P. Manurung, S. In di wakili Kapolsek Moraid IPDA Sendy Wanggai, SH mengikuti acara ibadah pembukaan temu raya Persekutuan Anak Muda (PAM) di lingkungan jemaat-jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Bakal Klasis Malamoi, bertempat di Jemaat GKI SION Kampung Dela Distrik Selemkai Kabupaten Sorong dan Kabupaten Tambrauw, Jumat (15/10/2021) Pukul 12.00 Wit

Turut hadir dalam kegiatan Bapak Mesak Yekwam (Wakil Bupati Kabupaten Tambrauw), Karel Gifelem (Kepala biro Kepegawaian Kota Sorong), Mamberof Y Rumakiek, M. Si (Anggota DPD RI), Pdt.Daniel Kaigere (Sekretaris BP HAM Sinode), Leonard Mainolo (Kepala Distrik Selemkay KabupatenSorong), Salmon Samori (Kepala dinas PTSP) mewakili Bupati Kabupaten Sorong, IPDA Sendi Wanggai,SH (Kapolsek Moraid) mewakili Kapolres Sorong, Maikel Atanai (KKP Klasis Malamoi), Edison Sekenyap (Biro Pemuda Sinode GKI di Papua), Seluruh peserta temu raya Persekutuan Anak Muda (PAM) di lingkungan jemaat-jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Bakal Klasis Malamoi kurang lebih 300 peserta.

Kegiatan diawali Ibadah pembukaan yang di pimpin oleh Ibu Pdt Ema Etharia, S. Th dengan menyampaikan
Saudara-saudari yang di berkati Tuhan saat ini kami dalam ibadah pembukaan kegiatan temu raya Persekutuan Anak Muda (PAM) di lingkungan jemaat-jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Bakal Klasis Malamoi dengan pembaan firman Pilipi pasal 1 dengan prikop “Mengucap syukur” saudara saudari yang di berkati Tuhan kami saat ini patut menaikan pujian dan syukur kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus sesuai dengan prikop pembacaan firman Tuhan, karena kasih karunia Allah sehingga saat ini kami ada sebagai mana kami ada di saat ini di pantai Dela dengan cuaca yang baik dalam ibadah pembukaan kegiatan temu raya PAM Bakal Klasis Malamoi.saudara yang di berkati Tuhan apa yang membuat rasul Paulus mengucap syukur kepada Tuhan,Rasul Paulus mengucap syukur kepada Allah karena pertumbuhan iman terjadi,karna pemberitaan firman di jemaat di Pilipi, Peserta temu raya yang di berkati Tuhan saat ini kita semua yang ada patut mengucap syukur kepada Allah akan apa yang Allah berikan kepada kita sampai saat ini.saat saya mengucap syukur karena saya bisa ada saat ini memimpin ibadah pembukaan kegiatan temu raya Persekutuan Anak Muda (PAM) di lingkungan jemaat-jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Bakal Klasis Malamoi yang ke 4 di lingkungan jemaat GKI SION Kampung Dela Distrik Selemkai Kabupaten Sorong pertanyaannya apa yang sudah di lakukan di temu raya yang pertama, kedua dan ketiga dan apa yang harus di lakukan di temu raya yang ke empat ini, harapan setelah kita pulang dari tempat ini tidak sia-sia membawah berkat ke jemaat-jemaat masing-masing dan di dalam rumah tangga pribadi kita, ucap Pdt. Ema Etharia, S. Th

Sambutan Sekretaris BP HAM Sinode GKI di tanah Papua menyampaikan bahwa yang saya hormati dan kasihi yaitu Bupati Kabupaten Sorong atau yang mewakili, Wali Kota Sorong atau yang mewakili, Wakil Bupati Kabupaten Tambrauw dan seluruh peserta temu raya PAM GKI Klasis Malamoi. Pertama-tama kami patut mengucap syukur kepada Tuhan karna perkenaannya hari kami semua dapat menghadiri acara pembukaan temu raya PAM GKI Bakal Klasis Malamoi,Kami menyampaikan bahwa pemuda adalah masa depan saudara hadir di sini bukan masa lalu namun masa depan pemuda adalah pemenang, saudara mesti memikirkan apa kebutuhan hari esok,dalam temu raya ini saudara harus berpikir bagaimana berpikir bahwa pemuda adalah alat perubahan pemuda pemudi bakal Klasis Malamoi kita harus mencatat bahwa pemuda-pemudi harus memberikan perubahan di lingkungan jemaat-jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Bakal Klasis Malamoi, setiap perubahan itu tdk muda ibarat pisau bedah dokter untuk membedah untuk mendapatkan penyembuhan, pemulihan, ada 2 hal penting dalam hal ini perempuan dan lingkungan hidup perempuan adalah sumber kehidupan oleh sebab itu perempuan harus di berikan tempat yang layak di bangsa ini bahkan di pemerintahan,gereja,keluarga,tidak boleh ada kekerasan babagi kaum perempuan karna perempuan yang mendapat kekerasan akan melahirkan generasi yang kurang baik bukan secara fisik namun secara mental, pemuda harus menjadi agen perubahan di dalam lingkungan keluarga, gereja bahkan bangsa dan negara karena pemuda ibarat anak panah di tangan pahlawan.

Kemudian Sekretaris BP HAM Sinode membuka dengan resmi kegiatan temu raya Persekutuan Anak Muda (PAM) di lingkungan jemaat-jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Bakal Klasis Malamoi yang di tandai dengan pemukulan tifa dan balon gas di lepas ke udara, selama kegiatan pembukaan berlangsung situasi aman dan kondusif (Amir/Hms)

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply