Kapolres Mengikuti Vicon Rakor bersama KAPOLRI membahas evaluasi PPKM

Kapolres Mengikuti Vicon Rakor bersama KAPOLRI membahas evaluasi PPKM

  • Post category:Berita

Aimas, Kepolisian Resor Sorong, Kapolres Sorong AKBP Iwan P. Manurung, S. Ik di dampingi Waka Polres Sorong KOMPOL Emmy Fenitiruma, S. Sos dan Para Perwira mengikuti kegiatan Vicon Rapat Koordinasi bersama Kapolri membahas evaluasi PPKM dan penyampaian hasil Ratas Mabes Polri pada hari Senin 11 Oktober 2021, Rakor di pimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si, Bertempat di Aula Patria Tama Polres Sorong, Selasa, (12/10/2021) pukul 13.29 Wit

Di dalam kegiatan diawali pembukaan awal secara virtual oleh KAPOLRI yang intinya menyampaikan terimakasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada kami pada hari ini khususnya bagi Pihak Kepolisian yang telah sedia mengikuti kegiatan ini. Bahwa tanggal 14 Oktober 2021 akan di buka kembali untuk menerima wisatawan asing di Indonesia terutama di bandara-bandara internasional, proses pengawasan dan pemantauan, harus masuk karantina terlebih dahulu dan wajib berjalan dengan baik.

Masa inkubasi 4-5 hari yang mana jika di biarkan / tidak di karantina maka virus sangat rentan menyebar, karena masih terdapat pasien yang datang dari beberapa negara khususnya dari Singapore terkonfirmasi positif, dan perbatasan lainnya yang banyak melewati jalan tikus. Sesuai SOP yang ada di bandara dan pelabuhan perlu di siapkan dan di awasi serta penyiapan tempat karantina dengan baik bahkan pada hotel vila dan penginapan.

Untuk Vaksinasi pada pemain bola perlu di cek apakah sudah dilakukan vaksinasi Dosis 2 per/orang terutama para atlet dan juga Para supporternya.

Terkonfirmasi ada 83 orang yang positif pada PON XX Papua, Namun 9 orang dari beberapa kontingen telah kembali ke daerah asal yaitu Jambi, Jogja dan Jawa tengah, perlu di karantina terpusat dan kita harus awasi betul.

Masih ada sekitar 5.000 orang kontingen yang akan kembali ke daerah saat PON XX Papua selesai maka perlu perhatian kita. Hasil survey per 29 September sampai dengan 10 Oktober 2021, masyarakat sudah antusias ikuti vaksinasi, namun ada beberapa daerah yang masih rendah tingkat vaksinasi nya.

Tingkat minat masyarakat ikut serta dalam vaksinasi antara lain : Door to door 40 %, Polsek-polsek 25 % serta di mall-mall 35 %.

Tugas kita bagaimana menghabiskan vaksin dan memberitahukan kepada Bupati walikota setempat bahwa vaksin sudah habis dan Jika ada Kendala laporkan kepada kami. Untuk Polres-polres yang masih tertinggal tolong bapak Kapolda untuk mengecek serta melaporkan kepada Kapusdokkes POLRI agar vaksin nya di tambah atau tenaga vaksinator nya di tambah, kita Mabes melalui Kapusdokkes sudah siap, ucap Kapolri

Lanjut Kapolri menyampaika bahwa diharapkan Minggu depan laju / akselerasi vaksinasi dapat terlaksana khususnya kepada Polres-polres yang tingkat vaksinasi nya masih rendah. Event internasional seperti PON XX di Papua, World Superbike di NTB, Acara Polwan sedunia di Labuhan bajo, Bulutangkis dunia di Bali.

Adapun Program dana bantuan Sosial bagi PKL / Warung serta Bansos juga yang oerlu jadi perhatian karena belum merata kepada tiap warga.

Meningkatkan vaksinasi demi kesehatan, Menerapkan Prokes demi memutuskan pandemic ini.

Pinjaman online menjadi perhatian bapak PRESIDEN untuk di tertibkan karena maraknya iklan ada handphone kita dimana bunganya juga sangat tidak menentu, *SAYA MINTA DALAM BEBERAPA HARI INI SEGERA UNGKAP DAN TINDAK TERHADAP PINJAMAN ONLINE ILEGAL (jika di ketemukan segera ekspose dan laporkan kepada Pimpinan). Judi online juga marak dan semua ini perlu penanganan khusus terutama pada bapak Irwassum dan Kabareskrim POLRI, Tegas Kapolri

Kemudian kegiatan di lanjutkan Paparan Polda Sumbar, Paparan Polda Lampung dan Paparan Polda NTB.

Penekanan Kabareskrim Polri yang intinya menyampaikan bahwa untuk rekan-rekan di wilayah yang menangani kasus pinjaman online ilegal ini agar segera berkomunikasi dengan Diresksus POLRI juga OJK di wilayah setempat (tentang layanan pinjol mana yang Terdaftar)

Para Kapolda dan anggota di wilayah agar peka dalam mencermati informasi apapun yang di nilai menganggu ketertiban masyarakat.

Penekanan dari Irwasum Polri yang intinya menyampaikan bahwa dalam mengantisipasi cluster Terkait berakhirnya PON XX di Papua. Mengawasi dengan baik setiap ada Kegiatan vaksinasi. Himbauan Penerapan Prokes di tiap daerah agar terus di lakukan.

Penekanan Waka Polri yang intinya menyampaikan agar setiap Kapolda melalui Kapolres dapat mengingatkan seluruh Anggota untuk dapat melaksanakan penekanan-penekanan bapak Kapolri

Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran terkait angka terkonfirmasi Covid-19 menurun. Harus 70 % vaksinasi terjadi sehingga dari pandemic dapat menjadi endemic, maka salah satu upaya juga yaitu Menkes RI sudah melaporkan tentang pendistribusian vaksin ke daerah-daerah. Stok Oksigen dan Obat-obatan harus terjaga baik karena kita antisipasi seperti awal-awal pandemic tahun kemarin distribusi menjadi sulit.

Aplikasi yang disiapkan Pemerintah untuk dapat melakukan tracing, tracking kepada Masyarakat juga terkait kerumunan nya. Tempat-tempat karantina juga perlu di siapkan dengan baik atau di koordinasi kan dengan pihak Pemda setempat. Event internasional pada bulan-bulan mendatang agar di titik beratkan pengawasan pada pintu-pintu masuk wilayah di selenggarakan event-event tersebut.

Kemudian Acara vicon di lanjutkan Arahan Kapolda Papua barat yang intinya menyampaikan bahwa Permintaan Kapolri kepada Kapolda agar vaksinasi di tambah lagi.

Kabupaten Sorong Aimas pasien di rawat 6 posisi PPKM di level Mendagri masih level 3, untuk itu dinas kesehatan di panggil dan koordinasi apa yang menjadi Kendala dan segera di selesaikan.

Kabupaten Bintuni di BP. Tangguh terdapat pasien terkonfirmasi yang masih cukup banyak untuk itu personil Polres Bintuni perlu mengkoordinasikan dengan dinas kesehatan kabupaten.

Para Kapolres saya minta berikut nya tidak ada lagi level 3 karena itu masih seperti nilai merah 3 saat masih sekolah, jangan di biarkan segera di selesaikan untuk level 3 tersebut bisa menjadi level 1 atau tidak ada sama sekali untuk Papua barat seluruh nya.

-Sasaran Vaksin sudah 226.544 orang di Papua barat bisa di tambah dengan penyintas Covid tapi belum di vaksin maka target kita sebelum akhir Oktober ini sesuai harapan PRESIDEN, kita bisa mencapai di 50% atau diatasnya tapi saya rasa berat namun kita bisa dengan tetap mencoba. Saya apresiasi ibu kota provinsi yaitu Manokwari sudah 55% masyarakat tervaksinasi juga Sorong kota, oleh karena nya saya minta kabupaten lainnya bisa mengikuti pencapaian ini untuk provinsi Papua barat bisa ada dalam posisi level Aman covid-19.

-Tetap waspada dan antisipasi dengan segala situasi Kamtibmas yang ada.

Klarifikasi Kapolres SorongA Sorong menyampaikan Bahwa 4 Orang yang terkonfirmasi Covid-19 adalah warga kota Sorong yang saat itu di dapat melalui tracing oleh satgas Covid kabupaten Sorong dan hasilnya positif kemudian di lakukan isolasi terpadu / mandiri dan di laporkan dinas kesehatan kabupaten Sorong 4 orang tersebut masuk ke kabupaten Sorong jadi pasien terkonfirmasi nihil untuk kabupaten Sorong.

Tanggapan Kapolda Papua barat menyampaikan terimakasih kepada Kapolres Sorong ini juga pernah terjadi pada kabupaten Manokwari terkait salah data oleh Dinas kesehatan namun sudah di perbaiki oleh karena segera panggil dinas kesehatan kabupaten Sorong dan melaporkan Klarifikasi tersebut sehingga data akurat terbaru di dinas kesehatan provinsi dan pusat dapat di rubah sesegera mungkin (Amr/Hms)

Humas Polres Sorong

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply