arahan apel pagi Waka polres Sorong :Netralitas ASN, TNI dan Polri Berpolitik menjelang pemilu 2023-2024

arahan apel pagi Waka polres Sorong :Netralitas ASN, TNI dan Polri Berpolitik menjelang pemilu 2023-2024

  • Post category:Berita

Aimas – kepolisian resor Sorong Dalam momentum perhelatan politik serentak tahun 2023-2024 undang-undang telah mengamanahkan TNI Polri harus bersikap netral, dan sanksi tegas menanti bagi anggota Polri yang tidak netral dalam Berpolitik di tahun 2023 -2024 disampaikan langsung oleh Waka polres Sorong Kompol Emmy Fenitiruma S.Sos dalam apel pagi hari ini , Senin, (19/09/22).pagi

Waka polres Sorong mengatakan dasar hukum netralitas Polri adalah UU no 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia pasal 28 ayat (1) Polri bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkab diri pada kegiatan politik praktis.
(2) Anggota Polri tidak menggunakan hak memilih dan dipilih.

Selain itu ada aturan lain yakni Peraturan Kapolri (perkap) no 14 tahun 2011 tentang kode etik Profesi Polri pasal 6 huruf h berbunyi setiap anggota Polri wajib bersikap netral dalam kehidupan berpolitik dan pasal 12 huruf (E) berbunyi setiap anggota Polri dilarang melibatkan diri pada kegiatan politik praktis.

Lanjut Waka polres setiap anggota Polri yang diduga melakukan hal hal yang menunjukan ketidak netralan pada pilkada akan di sanksi tegas mulai dari hukuman disiplin sampai dengan kode etik.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sorong, Regina Gembenop S.H , melalu Waka polres Sorong bahwa TNI Polri memiliki peran penting dan bersama Bawaslu menjaga netralitas dan integritas pelaksanaan pilkada semangat demokrasi adalah mewujudkan keadilan bagi semua dan peran aparat keamanan sangan penting

“pemilihan tidak bisa dilaksanakan kalau situasi tidak aman dan pada kesempatan ini harapan kita semua adalah semangat netralitas bukan hanya komitmen tetapi benar benar netral” kata regina .

Humas polres Sorong

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply